sore ini, seperti sore-sore sebelumnya.. saya, mahasiswi pengangguran yang amat sangat kurang kerjaan ini buka-buka twitter dan blogwalking ke blog-blog orang.. lalu?
ya, setelah saya buka-buka blog dan twitter banyak orang, masuklah saya ke twitter milik para penulis idola saya, ifa avianty, asma nadia, helvy tiana rossa, salim a fillah.. saya jadi sedih, kenapa? kok sedih?
iyalah, saya ngerasa saya udah ngelepas -tanpa sadar- cita2 saya untuk menjadi seorang penulis. cita-cita yang 'tanpa sadar' luntur perlahan semenjak saya keluar dari husnul khotimah -pesantren tempat saya dulu bersekolah, tempat dimana saya mulai mengenal lebih dalam dunia jurnalistik-.
semenjak keluar darisana, saya ga pernah lagi mengasah kemampuan menulis saya(baca:menulis cerita,bukan curhat ga penting kaya gini), iri liat temen-temen saya (ziyah,ratih,nada,dll) yang masih produktif, yang istiqomah mencintai dunia jurnalistik..
padahal, dulu, saya semangat sekali mau jadi penulis. kalaupun bukan penulis bacaan-bacaan berat, paling engga saya menulis cerita-cerita fiksi yang menghibur banyak orang (seperti karya-karya ifa avianty yang inspiring sekali). ya walaupun, mungkin, manfaatnya tidak sebesar jika menulis tulisan-tulisan berat dan berbobot..
sosok para bunda penulis itu, sungguh, saya ingin menjadi seperti mereka.. dulu, keinginan itu mengakar kuat. sekarang pun masih. tapi tak sekokoh dulu, rasanya mimpi itu tinggal mimpi. seperti tak ada lagi kekuatan untuk memulai satu cerita baru. stag.
mungkin karena sudah 2tahun lebih tak dipakai ber'khayal' maka otak saya menjadi 'tumpul'? wallahu'alam. dan untuk saat ini pun saya hanya mampu berkata 'saya ingin seperti mereka..' dan berharap keinginan ini membawa kembali semangat menulis yang sudah lama tertidur dalam hati saya..
1 komentar:
lho?
tulisan kamu lho yang bikin aku semangat terus.. :D
Posting Komentar