Hmmm_.. Tell me about.. FREEDOM !!
Jujur, sebenarnya hati aku dilemaa banget. Mungkin ini ya yang disebut masa-masa pencarian jati diri, dimana seseorang masih berpikir, akan kemana dia bawa dirinya dalam kehidupan ini. Ke arah kanan yang positive atau ke arah kiri yang negative.
Sebagai seorang, ekhm, sebutlah seorang akhwat, banyak banget hal-hal yang smestinya aku jauhi, melalui sebuah proses pembinaan yang gak bisa dikatakan instan. Tentang bagaimana kita menata hati, meraih sgala ridhoNya. Tentang bagaimana kita mampu menjauhi sgala apa yang dilarangNya. Tentang bagaimana kita berusaha menjalankan setiap apa yang diperintahkanNya dan melakukan sgala amalan baik yang mampu mempermudah kita menuju syurgaNya..
Tapi disini, aku juga seorang remaja putri. Yup, remaja.. masa-masa dimana menurut sbagian besar orang adalah masa-masa paling membahagiakan, masa-masa dimana kita ‘ terbebas ‘ dr sgala macam peraturan, masa dimana kita merasakan sbuah ‘indah’nya kehidupan. Sebuah jalinan persahabatan, bahkan cinta akan kita temui pada masa ini. Sedangkan sbagai sesosok ‘akhwat’, kita akan slalu diingatkan agar tidak mudah terlena oleh sgala hal berbau duniawi yang hanya bisa mengumbar hawa nafsu. Right? Namun naluriku sbagai seorang remaja pun gak bisa gitu aja aku sembunyiin. Sebuah naluri dimana aku pengen melakukan hal-hal semau gue, tanpa ada KEKANGAN. Aku juga gak bisa pura-pura gak butuh sama sgala hal yang bersifat romantis yang mungkin emang bner Cuma bisa ngerusak hati.
Seseorang pernah bilang gini, “hari gini ga punya cowok? Ckckckckck. Gak mau atau gak laku lo? Hahahahahahahaha…” Deg !! sjujurnya saat itu aku langsung down, walaupun aku tau orang itu bercanda bahkan aku pun ikut tertawa didalamnya. Rasanya saat itu pengen banget aku tunjukkin ke dia bahwa gue juga ‘laku’, bahwa kalopun gue mau pacaran, gue bisa. Tapi aku punya azzam untuk gak pacaran, dan sebelumnya azzam itu tertancap dalam di hati aku. But, apa yang terjadi? Sejak kejadian itu azzamku melemah. Bahkan nyaris hilang.
Dan pada saat itu pun, ujian berupa sebuah ksenangan dunia datang, pertahananku pun jebol sudah. Walaupun hanya sesaat, sangat sesaat aku ingkarin azzam itu. Perasaan bersalah telah mengingkari azzamku bernaung kuat dalam hati sampe saat aku tulis ini. Sbuah perasaan menyesal dan malu bner-bner ngegodam relung hati aku. Bahwa ternyata hanya sampai saat itu aku mampu ngondisiin hati. Dan aku makin terpuruk dgn keadaan hati yang udah gak jelas apa bentuknya. Dan sampailah aku pada titik dimana aku ngerasa bimbang, ngerasa jadi orang yang gak punya pendirian. Saat itu, ghiroh itu muncul kembali.
Sebuah semangat untuk menjadikan hidup ini kembali indah, kembali bermakna. Sebuah semangat untuk kembali berfastabiqul khairat. Sebuah keyakinan untuk bangkit dari keterpurukan. Hhuufftt, tapi lagi-lagi hati saya mbandel. Mulai lagi bersorak untuk mencari sebuah kebebasan. Sbuah kesenangan. Dan jujur aja, aku capek, sangat capekk. Sbuah pergolakan batin yang bikin aku bener-bener tehuyung. Gak pasti. aku gak mau slalu ada dalam posisi dilema kayak gini, hanya menjadikan aku sbagai orang yang gak punya pendirian. aku mau kepastian, kemana seharusnya aku berjalan? Gimana seharusnya aku bersikap? Melihat begitu banyak temen-temen yang udah nentuin jalan hidupnya sendiri. Bener-bener bebas dalam menjalani pilihannya, tanpa ada tekanan, tanpa ada paksaan. Entah jalan itu positive atau negative. Knapa gak pernah aku dapetin itu? So, what should I do?? Karna spertinya aku gak bisa terus-terusan ada dalam sbuah kondisi kayak gini..
_depok, 23 februari 2010.
haha . yayaya . saya menulis itu sudah lama, lama sekali. tapi kenapakah baru skarang saya posting ? karna saya harap saya ga akan pernah untuk posting tulisan ini yang notabene memang hanya-untuk-catatan-pribadi namun dalam kenyataannya sekarang, dilema kaya gitu ga pernah ilang dr pikiran saya, bahwa emang real-nya saya masi bingung akan jati diri saya . yang menurut saya sering berubah2 , ga konsisten . maka, pada akhirnya saya memposting tulisan ini untuk share, untuk sekadar mengurangi beban yg slama ini mengganggu pikiran saya. jadi maaf jika ada yang kontra dengan saya :))
0 komentar:
Posting Komentar